Home > Tazkiyyatun Nufus > Bagaimana Saya Menebus Dosa?
Bagaimana Saya Menebus Dosa?
Posted on Jumat, 10 Juli 2009 by Unknown
Tanya: Assalamualaikum Ustad, kurang lebih 2 bln lalu saya baru sakit yang menurut dokter tak ada penyakit dalam tubuh saya, sejak saat itu saya baru sadar saya begitu banyak dosa dan mungkin itu adalah cara ALLAH SWT mengingatkan saya bahwa saya harus taubat. dan Alhamdulillah dengan dzikir tiap sholat penyakit itu mulai berangsur sembuh. ALLAH SWT begitu sayang dan memberi kesempatan untuk bertaubat. Ustad yang saya mau tanyakan bagaimana saya menebus dosa-dosa saya yang lalu? (Anna)
Jawab:
Wa'alaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh.
Alhamdulillah yang telah memberikan hidayah kepada kita semua.Demikianlah Allah memberikan cobaan untuk mengingatkan hambaNya, dan berbahagialah orang-orang yang ingat. Diantara penebus dosa adalah taubat nasuha. Para ulama menyebutkan bahwa taubat nasuha memiliki 4 syarat:
1. Menyesali apa yang telah berlalu
2. Meninggalkan perbuatan tersebut
3. Berniat untuk tidak mengulanginya di masa yang akan datang
4. Mengembalikan hak orang lain kalau dosa tersebut berkaitan dengan hak orang (seperti mencuri dll)
Diantara penebus dosa tersebut adalah tauhid, karena Allah akan mengampuni dosa-dosa kita selama kita tidak berbuat syirik kepadaNya. Gantilah dosa-dosa yang kita lakukan dengan amal-amal kebaikan yang sesuai dengan apa yang dicontohkan oleh Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam dan kita jauhi perbuatan bid'ah.
Hendaknya mencari ustadz dan teman-teman yang shalih yang bisa menasehati kita dan membimbing kita kepada jalan istiqamah, dan menjauhi teman-teman yang mengingatkan dan mengajak kita kepada dosa kembali.
Catatan: Dzikir setelah shalat merupakan amalan yang disyari'atkan namun jangan diyakini bahwa kita sembuh sebab mengamalkan dzikir setelah shalat karena yang demikian membutuhkan dalil.
Wallahu a'lam.
Category Article Tazkiyyatun Nufus
Mengenai Saya
Arsip Blog
-
▼
2009
(127)
-
▼
Juli
(30)
- Cara Menjaga Dan Menambah Hafalan Al-Quran
- Kembali ke fitrah
- Fiqh Shalat (1): Menggerakkan Telunjuk Ketika Tasy...
- Fiqh Shalat (3): Disyari'atkannya Duduk Istirahat
- Menunda Haji Karena Istri Belum Mampu
- Menyimpan Al-Quran Di Dalam Handphone (HP)
- Sa'i Setelah Thawaf Wada'
- Fiqh Shalat (2): Meletakkan Telapak Tangan Dahulu ...
- Apakah Istri Paman Adalah Mahram?
- Berwudhu Dan Mandi Dengan Air Hangat
- Wanita Mengantar Jenazah
- Membaca Al-Fatihah Setelah Shalat Fardhu
- Zakat Harta Untuk Pembangunan Masjid Dan Sekolah
- Adzan Dan Talqin Mayit Setelah Penguburan
- Hadist: Memperbanyak Shalawat Mengikis Kemiskinan
- Lafadz, Cara, dan Waktu Bershalawat
- Pengumuman
- Asuransi Jiwa Syari'ah
- Penjelasan Hadist: "Akan keluar dari arah timur..."
- Bagaimana Memperbaiki Ekonomi Rumah Tangga?
- Bagaimana Saya Menebus Dosa?
- Puasa Mutlak
- Mengucapkan Alhamdulillah Ketika Bersendawa
- Kisah Umar Dengan Seseorang Yang Shalat Semalam Su...
- Khasiat Al-Asmaul Husna
- Mengqadha Shalat Bagi Orang Yang Meninggal
- Apa Yang Dilakukan Ketika Ada Orang Yang Mau Menin...
- Surat Yang Dibaca Ketika Shalat Witir
- Hikmah Musibah Para Nabi, Penebus Dosa?
- Berdoa Dan Berdzikir Secara Berjamaah
-
▼
Juli
(30)